0

Jika Tak Ada Bulan Ramadhan

Posted by Vienna Alifa on 07/07/2013 in Dakwah, Renungan |

Bayangkan jika Allah Subhaanahu wa Ta’aala tidak menganugerahi bulan Ramadhan di antara pergantian usia kita. Alangkah hambarnya hidup ini.

Ada yang tak mendapat kesempatan mengkhatamkan Al-Qur’an setahun sekali, ada yang tak pernah melakukan Qiyammul lail setiap hari, ada yang tak paham hikmah berpuasa, ada yang tak lancar menginfaqkan harta serta ada yang tak punya semangat berkobar dalam amal jama’i.

Sang pendosa kian sulit menebus dosanya.
Sang pendakwah makin gamang di kejumudan langkahnya.

Pahala-pahala bagai oase yang sulit dicari di tengah kegersangan iman. Keceriaan hanya topeng semu yang menyembunyikan wajah haus siraman ruhiyah.

Betapa Ramadan adalah karunia!
Tiga puluh hari pintu-pintu surga dibuka;
Sebaliknya pintu-pintu neraka ditutup, syaithan pun dibelenggu!

Barang siapa tak bersegera menyambutnya,
tak bersungguh-sungguh merebut berbagai kemuliaan darinya,
acuh atas kehadirannya…

Maka bersiaplah tersenyum pahit ketika tak mendapatkan syafa’at dari puasanya di suatu hari nanti,
Di mana tiada penolong kecuali amal sholihnya selama di dunia

Rasulullaah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

“Pada setiap malam di bulan Ramadhan, ada penyeru (malaikat) yang menyerukan, ‘Wahai orang yang menghendaki kebaikan hadapkanlah (dirimu), dan wahai orang yang menghendaki keburukan kurangilah keburukanmu!'” (HR. At-Tirmidzi)

6017, Penghujung Sya’ban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2007-2017 Catatan Vienna All rights reserved.
This site is using the MultiBusiness Child-Theme, v3.1.4, on top of
the Parent-Theme Desk Mess Mirrored, v2.4, from BuyNowShop.com