0

Membeku

Posted by Vienna Alifa on 27/03/2011 in Bilik Hati, Puisi |

Segumpal darah pernah terperangkap waktu lantas lengah di dalamnya Habis terpedaya hingga berpeluh luka Kini ia sujud membeku seraya bergantung asa bila waktu kan jadi penyembuhnya **** #Puisi siang hari @6107 gambar dipinjam dari sini

0

Semenjak Itu

Posted by Vienna Alifa on 15/11/2010 in Coretan Hati, Haji, Puisi |

Semenjak kaki menjejak Di atas padang terik melepuh Semenjak jutaan hati takluk Beriring merayap ke satu titik patuh Semenjak mentari naik beranjak Menyatulah perlahan bayang dan tubuh Semenjak antrian penuh memadat Berjejal di muka pintu hajat berpeluh Semenjak siang sampai petang tiada Asin melumuri wajah cemas pendosa Keringat, airmata bercampur tanpa jeda Komat kamit merintih […]

2

Mujahid Putih

Posted by Vienna Alifa on 05/05/2010 in Kenangan, Kisah, Puisi |

  Saat kubasuh tubuhmu kemarin sore, tiba-tiba aku merasa sedikit melankolik Lukamu disana sini nyatanya Kemana saja diriku… berkeliling bersamamu, berputar seirama, berpacu dengan waktu Mengejar janji disana sini, tanpa pedulikan kulitmu yang semakin kusam Atau acuh pada suaramu yang seolah tersiksa Ah, bayangkan…aroma peluh yang tercium kuat itu pun kerap kuabaikan Dalam sesal, lantunan […]

0

Mungkinkah?

Posted by Vienna Alifa on 14/09/2009 in Puisi, Renungan |

  Lantunan kalam Ilahi menggema Menyeruak senyap diantara barisan manusia Ku tertunduk memejam mata Pias sambil terbayang dosa Duhai Rabbi… malam Mu akan datang membawa berkah 1000 bulan menghampiri pada siapa yang Kau undang membelai jiwa yang Kau sayang pertanda ia seorang pemenang Tapi mengapa batinku sesak saat maksiat meraja di benak ciut pun malu […]

Copyright © 2007-2019 Catatan Vienna All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.5, from BuyNowShop.com.