0

Andai

Posted by Vienna Alifa on 27/05/2011 in Cinta, Puisi |

Kalau saja kau mampu ungkapkan lenguh rindu; bisikkan kalimat cinta mendayu atau torehkan rayu Lewat larik sajak memukau Oh, tubuhku pasti merinding beku ! Jikalah dapat kurekam perjumpaan mendebarkan berlatar remang senja, berhias lilin temaram Yang sinarnya melukis siluet paduan dua indera penciuman Ah, indah nian bayangan ! Andaikan matamu berbinar kala kuhatur gelombang kisah […]

0

Tiba-tiba

Posted by Vienna Alifa on 06/04/2011 in Cinta, Puisi |

Apa yang bisa kupersembahkan pada Cinta selain untaian kata Walau kutahu akan rumit tertera Kendati datangnya begitu sederhana Siapa yang tahu hatiku merindu Cermin yang kutatap turut bisu Genang disudut cuma bertemu Pada pandang redup sayu Dimana, kemana selalu berwarna Tumpang tindih aneka rasa Tiap indera mencerna ragam rupa Aku yang buta atau cinta katanya […]

0

Luka Di Atas Cinta

Posted by Vienna Alifa on 20/08/2009 in Cinta, Kisah, Renungan, Sahabat |

  Malam itu begitu muram. Aku terpaku gemetar. Serta merta menggumpal sesak di dada. Sedu sedan berhamburan dari seberang sana. Dadaku naik turun berkejaran dengan butiran airmata yang meloncat begitu saja. Ikut menyempurnakan prosesi duka. Wanita itu tergugu. Mengabarkan berita yang bagiku bagai bom memecah hening malam. Suaranya naik turun menahan gemuruh rasa. Serupa gesekan […]

0

Candu Asmara

Posted by Vienna Alifa on 20/06/2009 in Cinta, Puisi |

Saat nafasmu memburu, ada hangat di degup jantungku. Desir darah berpacu merambat hebat tiap kulit bersentuh Lembut membuai segenap syaraf tuk patuh gemulai memagut rindu padamu Semesta terpaku gagu kala energi kita menyatu. Serasa raga terbang melayang enggan berpijak lagi. Bulir keringatmu selalu saja menetes di peluhku, sayang… Seiring aroma tubuh yang memabukkan tentang candu […]

Copyright © 2007-2018 Catatan Vienna All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.5, from BuyNowShop.com.