0

ALLAH ITU DEKAT

Posted by Vienna Alifa on 20/06/2015 in Renungan |

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka katakanlah bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi segala perintah-Ku dan hedaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu dalam kebenaran.”
Qs. 2:186

Di antara pembahasan topik Puasa, Al-quran dan Ramadhan yang terangkai secara berurutan dalam surat Al-baqarah ayat 183-187, terselip satu ayat yang sepertinya rada melenceng dari ketiganya. Padahal justru sebaliknya; ia terkait erat! Allah swt sengaja menyelipkan ayat yang agak berbeda ini supaya lebih kita cermati.

Pernyataan Allah swt dalam ayat ini sangat jelas terbaca yaitu Allah swt mengundang kita secara terbuka untuk langsung meminta kepada-Nya. Kapanpun kita butuh, apapun hajat kita, bagaimanapun kedudukan kita di dunia, begitu kita memanggil-Nya, Allah swt akan segera memenuhi.

Bayangkan, Allah swt Yang Maha Tinggi, Rabbul’aalamiin, yang kekuasaan-Nya meliputi segala sesuatu, kerajaan-Nya mencakup seluruh alam semesta, urusan-Nya Maha luas dan terperinci, menjamin bahwa Ia sungguh dekat pada manusia yang ingin berkonsultasi tentang masalah-masalah hidupnya. Tanpa perlu perjanjian. Tanpa perantara. Dia selalu bersedia menyisihkan waktu untuk kita.

Tak seperti lazimnya seseorang berkedudukan tinggi yang susah ditemui oleh mereka yang lebih rendah posisinya. Wajar memang. Makin tinggi jabatan manusia makin banyak pula urusannya. Sehingga yang lebih rendah perlu tahu diri untuk meminta waktu darinya. Coba mana ada rakyat jelata bisa langsung menelpon presiden sebelum melewati prosedur tertentu atau seorang pasien bisa seenaknya ketemu dokter spesialis kalau tidak membuat janji terlebih dulu?

Intinya, di ayat ini Allah swt meyakinkan para hamba-Nya untuk tidak ragu berdoa kepada-Nya karena Dia pasti akan menjawab dengan cara-Nya yang indah. Rasulullah Saw menjelaskan masalah ini dalam sebuah hadits: “Tidaklah di atas bumi ini seorang muslim berdoa kepada Allah, kecuali Allah akan memberinya tiga hal:
(1) Allah swt akan memberinya sesuai dengan yang ia minta;
(2) atau Allah swt akan menghindarkannya dari kejahatan yang setara dengan doanya, selama tidak berdoa dengan suatu dosa atau memutus tali silaturahmi. Seseorang bertanya, ‘kalau kita perbanyak doa’? Rasul menjawab: ‘Allah lebih banyak lagi’
(3) Dalam riwayat lain, Allah swt akan menyimpan untuknya pahala sesuai dengan doanya”
(HR At-Turmudzi, Hasan Shahih).

Kita mungkin akan membayangkan betapa banyak permintaan terpanjat pada Allah swt dari seluruh umat Islam di dunia ini setiap detiknya. Lalu apakah semuanya terkabul secara serentak? Ternyata tidak demikian. Ada doa-doa yang diprioritaskan Allah swt untuk disegerakan pengabulannya. Semacam seleksi, begitu. Dalam ayat ini Allah mensyaratkan kondisi tertentu yang membuat permintaaan seseorang didahulukan. Yaitu bagi mereka yang bersedia menjalani perintah-Nya dan tetap dalam keimanan meski jawaban atas do’anya belum terasakan.

Lumrah dong, ya. Masak cuma pandai merengek minta sesuatu tapi gak mau ngejalanin apa yang disuruh. Sama anak aja kita suka ngasih syarat macem-macem sebelum ngasih hadiah. Ya, gak?

Nah, mulai terang benderang kan, hubungan antara ayat ini dengan Ibadah puasa dan Ramadhan yang dibahas pada ayat sebelumnya. Puasa adalah salah satu bentuk ketaatan pada Allah. Sedang Ramadhan merupakan waktu dilaksanakannya kewajiban berpuasa. Maka Rasulullah saw pun menjelaskan kapan saja sebuah doa diutamakan pengabulannya pada orang-orang yang berpuasa yaitu selama ia berpuasa, saat berbuka dan di waktu sahur.

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad 2: 305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya).

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758). Ibnu Hajar juga menjelaskan hadits di atas dengan berkata, “Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath Al-Bari, 3: 32).

Lalu apa kaitan antara berdo’a dengan Al-quran? Al-quran adalah kalam (perkataan) Allah ta’ala yang diturunkan di bulan Ramadhan. Sejatinya sebuah do’a dapat menjadi sarana kita berkomunikasi dengan Allah swt bila penerapannya dibarengi dengan aktivitas membaca Al-quran. Sebab lewat bacaan Al-Quran Allah swt bagaikan ‘berbicara’ pada kita. Sungguh di kitab yang berisi petunjuk hidup yang lengkap itu Dia telah menjawab berbagai problematika manusia yang sering kita sampaikan saat berdoa.

Jadi tunggu apalagi, berdoalah sebanyak-banyaknya di bulan mulia ini. Iringi dengan  tilawah Al-quran yang diresapi makna setiap ayat-Nya. Sambil tetap mengingat ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam berdo’a :

– Hayati permintaan kita. Bukan cuma lips service karena bacaannya sudah di luar kepala.
– Fokus pada aktivitas berdoanya. Bukan pada hasilnya. Karena berdoa sendiri sudah merupakan ibadah yang diganjar pahala. Berdoa itu bukti bahwa kita lemah dan butuh tempat bergantung, yaitu Allah ‘azaa wa jalla.
– Berdoa dengan ilhah (terus menerus)
– Ikuti semua adab berdoa, mulai dengan banyak memuji Allah swt, bershalawat atas Rasul saw, menghadap kiblat, menjaga makanan dari hal yang haram, dsb.
– Iringi dengan sikap harap-cemas dan penuh kerendahan hati melalui istighfar sebanyak mungkin.
– Utamakan permintaan yang bermanfaat untuk kehidupan di akhirat
– Khusus di bulan Ramadhan, buatlah daftar permintaan tersendiri. Karena kita dikaruniai kesempatan berada di waktu yang spesial.

Semoga Allah swt berkenan mengabulkan setiap pinta kita, terutama di bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan-Nya.

Aamiin Allahumma aamiin.

[vi3nzz, Karawaci, Ramadhan 2015]

Referensi :
– 17 Motivasi Berinteraksi Dengan Al-Quran, ust. Abdul ‘Aziz ‘Abdur Ra’uf
– Ceramah “Allah Is Near”, ust Nouman Ali Khan, di You Tube

#tadabburayat
#ramadhan_day02

vi3nzz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2007-2017 Catatan Vienna All rights reserved.
This site is using the MultiBusiness Child-Theme, v3.1.4, on top of
the Parent-Theme Desk Mess Mirrored, v2.4, from BuyNowShop.com